Memahami Falsafah Pendidikan Universitas Parahyangan: Membumikan Ilmu Pengetahuan dan Keberkahan


Memahami falsafah pendidikan Universitas Parahyangan: membumikan ilmu pengetahuan dan keberkahan adalah hal yang sangat penting bagi para mahasiswa dan civitas academica di lingkungan kampus ini. Universitas Parahyangan memiliki tradisi yang kuat dalam mengedepankan nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas dalam proses pendidikan.

Menurut Prof. Dr. Mangadar Situmorang, mantan Rektor Universitas Parahyangan, “Memahami falsafah pendidikan yang dianut oleh sebuah perguruan tinggi adalah kunci utama dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Bagi Universitas Parahyangan, membumikan ilmu pengetahuan dan keberkahan merupakan landasan utama dalam setiap kegiatan akademik dan non-akademik yang dilakukan.”

Dalam konteks Universitas Parahyangan, membumikan ilmu pengetahuan berarti mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh melalui proses akademik dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan pendapat Prof. Dr. A. Setiadi, seorang pakar pendidikan, yang menyatakan bahwa “Ilmu pengetahuan yang tidak diaplikasikan dalam kehidupan nyata hanyalah sebatas teori belaka. Oleh karena itu, penting bagi setiap mahasiswa untuk dapat membumikan ilmu pengetahuan yang diperoleh agar bermanfaat bagi masyarakat.”

Sementara itu, keberkahan dalam konteks pendidikan Universitas Parahyangan tidak hanya merujuk pada aspek spiritualitas semata, namun juga pada nilai-nilai moral dan etika yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Prof. Dr. Emzir, seorang ahli pendidikan, menekankan pentingnya keberkahan dalam proses pendidikan dengan mengatakan bahwa “Tanpa adanya keberkahan, ilmu pengetahuan yang diperoleh hanya akan menjadi alat untuk mencapai tujuan pribadi semata, tanpa memperhatikan kepentingan bersama.”

Dengan memahami falsafah pendidikan Universitas Parahyangan, diharapkan para mahasiswa dan civitas academica dapat menjalani proses pendidikan dengan penuh kesadaran akan pentingnya membumikan ilmu pengetahuan dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, setiap langkah yang diambil dalam proses pendidikan akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri, lingkungan sekitar, dan masyarakat secara luas.